Puskesmas 9 Nopember adalah salah satu puskesmas yang berada di wilayah Kota Banjarmasin. Wilayah kerja dari Puskesmas 9 Nopember adalah Kelurahan Pengambangan dan Kelurahan Benua Anyar dengan luas wilayah kerja 7,59 km2 dan jumlah penduduk terakhir pada tahun 2019 tercatat sebanyak 21.189 jiwa. Puskesmas 9 Nopember memiliki berbagai macam jenis pelayanan kepada masyarakat, mulai dari poli dewasa, poli gigi, poli KIA/KB, poli anak dan remaja, laboratorium, dan lain-lain. Untuk iuran pelayanan yang diterapkan di Puskesmas 9 Nopember mengacu pada Perda Kota Banjarmasin Nomor 7 Tahun 2019 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan. Apabila ada memiliki keluhan ataupun saran, silahkan hubungi kami di akun media sosial berikut: Instagram : @pkm_911 Facebook : Puskesmas SembilanNopember Email : pkmbjm_9nopember@yahoo.co.id
Bulan Februari adalah salah satu bulan dimana ada 2 agenda rutin kesehatan yang dilaksanakan, yaitu pembagian obat cacingan dan vitamin A. Karena sampai saat ini pandemi Covid-19 masih belum terkendali dan jumlah kasus terus meningkat dari hari ke hari, pelaksanaan kegiatan posyandu di kelurahan di wilayah kerja kami pun belum dilaksanakan. Oleh karena itu dalam upaya agar kegiatan penimbangan bayi dan balita tetap dapat dilaksanakan, maka kegiatan yang dilakukan adalah kunjungan rumah. Kunjungan rumah ini sendiri dilakukan oleh para kader. Para kader akan berkeliling ke satu rumah ke rumah lainnya sesuai dengan wilayah kerja dari posyandu yang dibawahinya. Para kader akan membawa alat-alat yang diperlukan dalam kegiatan penimbangan bayi dan balita, seperti timbangan, pengukur tinggi badan, pengukur lingkar kepala, buku catatan, dan hal-hal lainnya yang diperlukan. Selain posyandu, kegiatan sekolah pun masih diliburkan sejak masuknya Covid-19 ke Indonesia. Selama ini kegiata...
Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegepti dan Aedes albopictus betina yang membawa virus dengue . Virus dengue itu sendiri ada 4 jenis berbeda, yaitu virus DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar setengah dari populasi manusia di dunia berisiko terkena penyakit ini. Indonesia sendiri pun termasuk negara rawan DBD dengan catatan kasus yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan karena kondisi geografis Indonesia yang berada di daerah rawa. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, seekor nyamuk Aedes betina dapat terinfeksi virus dengue apabila nyamuk itu sebelumnya mengisap darah manusia yang sedang mengalami viremia. Viremia adalah kondisi akibat adanya kadar virus tinggi dalam tubuh. Viremia dapat mulai terjadi sejak 2 hari sebelum demam muncul sampai 5 hari setelah terasa pertama kali. irus yang masuk ke dalam tubuh nyamuk sehat tadi akan berkembang biak selama 8-12 har...
Komentar
Posting Komentar